<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>almuth.web.id &#187; cara pindah hosting</title>
	<atom:link href="http://www.almuth.web.id/label/cara-pindah-hosting/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.almuth.web.id</link>
	<description>sekedar tempat berbagi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Aug 2010 13:48:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Cara pindahan hosting tanpa SSH</title>
		<link>http://www.almuth.web.id/2008/07/24/cara-pindahan-hosting-tanpa-ssh.html</link>
		<comments>http://www.almuth.web.id/2008/07/24/cara-pindahan-hosting-tanpa-ssh.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 15:34:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>almuth</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[cara pindah hosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.almuth.web.id/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Pindahan hosting kadang menjadi pilihan yang harus kita lakukan jika hosting lama kita ternyata kurang mampu menampung banyak web alias sering down. Pindahan hosting memang merepotkan apalagi jika koneksi internet kita kaya keong (lelet). Tapi mau gimana lagi daripada website terus-terusan down dan penghasilan kita berkurang, pindahan merupakan pilihan yang mau tidak mau harus kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pindahan hosting kadang menjadi pilihan yang harus kita lakukan jika hosting lama kita ternyata kurang mampu menampung banyak web alias sering down. Pindahan hosting memang merepotkan apalagi jika koneksi internet kita kaya keong (lelet). Tapi mau gimana lagi daripada website terus-terusan down dan penghasilan kita berkurang, pindahan merupakan pilihan yang mau tidak mau harus kita lakukan. Trus bagaimana dong cara mindahinnya?</p>
<p>Bagi yang hosting lama maupun baru Anda support SSH, anda bisa baca cara pindahannya di <a href="http://www.cosaaranda.com/cara-cepat-memindahkan-hosting-dengan-access-ssh.htm" target="_blank">sini</a>, tapi bagi yang hostingnya tidak support SSH, berikut adalah cara yang biasanya saya lakukan untuk proses pindahan tersebut. Cara berikut berjalan lancar pada hostiing dengan control panel cPanel, kalo untuk yang lain saya belum pernah coba <img src='http://www.almuth.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Cara ini juga membutuhkan hosting yang support cronjobs.</p>
<p>Pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke control panel hosting yang lama. Kemudian masuk ke file manager (jika website Anda menggunakan .htaccess jangan lupa centang opsi show hidden file supaya file .htaccess-nya bisa terlihat). Kemudian Anda masuk ke folder public_html atau www dan select file dan folder yang akan Anda pindahkan kemudian pilih menu compress dan pilih compression type, bisa .zip, .tar, tar.gz atau tar.bz2 (kalau saya pilih yang .tar.gz, kenapa? karena saya lebih sering pake itu dari pada yang lain <img src='http://www.almuth.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) dan berikan nama untuk file hasil compress tersebut, misalnya backup.tar.gz.<span id="more-32"></span></p>
<p style="text-align:center"><img src="http://www.almuth.web.id/wp-content/uploads/2008/07/compress.png" alt="compress file pada cpanel" title="compress file pada cpanel" width="400" height="362" class="size-full wp-image-33" /></p>
<p>Langkah kedua, silahkan login ke control panel hosting Anda yang baru. Anda bisa login ke control panel yang baru menggunakan IP server yang baru, misalnya xxx.xxx.xxx.xxx:2082 atau xxx.xxx.xxx.xxx/cpanel/. Setelah masuk pilih menu cronjobs dan pilih Advance (Unix Style). Pada kolom minute masukan */5 dan kolom yang lainnya masukan *, pada kolom command masukan perintah wget http://domainanda.tld/backup.tar.gz (sesuaikan dengan nama domain dan nama file compress-an yang Anda buat di langkah pertama). Jika Anda sedang login YM silahkan masukan email Anda ke kolom email address sehingga jika cron sudah dijalankan Anda akan mendapatkan notifikasi lewat email. Kemudian simpan cron tersebut dengan menekan tombol Commit Changes. Perintah cron tersebut akan dijalankan setiap 5 menit, so Anda tinggal nunggu 5 menit sampai cron tersebut jalan. Perintah wget akan mendownload file backup.tar.gz dari hosting yang lama ke hosting yang baru. Sambil menunggu cronnya jalan Anda bisa melakukan langkah berikutnya. </p>
<p style="text-align:center"><img src="http://www.almuth.web.id/wp-content/uploads/2008/07/cronjobs.png" alt="setting cronjobs" title="setting cronjobs" width="500" height="129" class="size-full wp-image-34" /></p>
<p>Setelah lima menit atau lebih silahkan cek file-nya apakah sudah ke-download apa belum? Caranya Anda bisa pilih file manager di hosting yang baru. Kemudian lihat pada home directory (/home/namauser/) apakah filenya sudah ada apa belum (karena perintah wget akan mendownload file pada user directory). Jika sudah ada, kemudian select file tersebut kemudian di extract, pada isian folder, masukkan /public_html, tunggu sampai selesai. Jika sudah selesai maka file-file website Anda sudah berpindah ke hosting yang baru. Jangan lupa delete cronjobs yang anda buat tadi supaya tidak melakukan download berulang-ulang.</p>
<p style="text-align:center"><img src="http://www.almuth.web.id/wp-content/uploads/2008/07/extract.png" alt="extract cpanel" title="extract cpanel" width="500" height="197" class="size-full wp-image-35" /></p>
<p>Langkah ketiga adalah memindahkan database. Pada cPanel hosting yang lama pilih menu backup, lalu backup database. Untuk backup database, Anda tinggal klik pada nama database yang akan Anda backup. Untuk mindahin database tidak bisa seperti cara mindah file, Anda harus mendownload database ke komputer Anda. Sambil menunggu download database selesai, buatlah database pada hosting yang baru. Buatlah database dengan nama yang sama dengan nama database pada hosting yang lama. Misalkan pada hosting yang lama nama database namauser_namadatabse maka pada hosting yang baru buatlah database dengan nama namadatabase. Setelah selesai membuat database, kemudian masuk ke menu backup pada hosting yang baru, lalu restrore database yang Anda backup dari hosting yang lama (proses ini biasanya lama apalagi jika ukuran database Anda besar).</p>
<p style="text-align:center"><img src="http://www.almuth.web.id/wp-content/uploads/2008/07/restoredatabase.png" alt="restore database" title="restore database" width="376" height="77" class="size-full wp-image-37" /></p>
<p>Langkah keempat, edit file configurasi database Anda sesuai dengan user, password dan nama database yang baru.</p>
<p>Jika keempat langkah sudah tersebut sudah selesai Anda lakukan, Anda tinggal mengarahkan name server domain Anda ke name server yang baru. Jika langkah-langkah tersebut sudah dilakukan dengan benar maka setelah resolve, website Anda akan berjalan seperti biasa.</p>
<p>Selamat mencoba!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.almuth.web.id/2008/07/24/cara-pindahan-hosting-tanpa-ssh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
