Posted by almuth on 7 September 2008 – 23:07
Memenuhi permintaan salah satu pemberi komentar pada tulisan ini, kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial bagaimana menggabungkan Feed on Feeds dengan CodeIgniter seperti situs ringkasan berita. Feed on Feeds merupakan script PHP yang berfungsi untuk membaca RSS dari suatu website dan menyimpannya dalam database. Sedangkan CodeIgniter merupakan framework PHP yang bisa didapatkan secara gratis. Sebenarnya kita bisa menggunakan framework lain untuk digabungkan dengan Feed on Feeds atau kita juga bisa membuat script sendiri. Penggabungan ini bisa digunakan untuk membuat website rss aggregator. Feed on Feeds berfungsi sebagai pembaca RSS sedangkan codeigniter berfungsi untuk menampilkannya sehingga bisa dilihat oleh orang banyak.
Mengerti PHP dan MySQL adalah syarat yang diperlukan untuk menggabungkan Feed on Feeds dengan CodeIgniter atau dengan framework yang lain. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah instalasi feed on feeds. Lakukan installasi feed on feeds pada sebuah direktori (jangan pada root direktori), misalnya yourdomain/feedonfeeds. Setelah installasi selesai anda akan mendapatkan sebuah database dengan enam tabel.
Langkah kedua adalah membuat tabel kategori dan tabel relasi antara table kategori dan table feed. Tabel kategori berfungsi untuk mengkategorikan RSS feed yang kita masukan pada Feed on Feeds, sedangkan tabel ralasi berfungsi untuk menghubungkan antara tabel kategori dengan tabel feed. Dengan tabel relasi ini anda bisa menghubungkan satu kategori dengan beberapa rss feed. Contoh struktur tabel kategori adalah sebagai berikut.
CREATE TABLE `fof_kategori` (
`catid` INT( 11 ) NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY ,
`parentid` INT( 11 ) NOT NULL ,
`catname` VARCHAR( 255 ) NOT NULL ,
`published` ENUM( 'N', 'Y' ) NOT NULL DEFAULT 'N'
) ENGINE = MYISAM ;
sedangkan contoh struktur tabel relasinya adalah
CREATE TABLE `fof_kategori2feed` (
`catid` int(11) NOT NULL,
`feed_id` int(11) NOT NULL,
KEY `catid` (`catid`),
KEY `feed_id` (`feed_id`)
) ENGINE=MyISAM;
Langkah terakhir adalah menggunakan CodeIgniter atau yang lain untuk menampilkan feed item dari database. Anda bisa memasang cronjobs untuk mengupdate feed on feeds anda secara otomatis.
Posted by almuth on 2 September 2008 – 18:26

Akhirnya ketemu lagi, setelah tidak bertemu selama 11 bulan akhirnya saya bisa berjumpa lagi dengan bulan yang paling dinanti, bulan ramadhan. Bisa bertemu kembali dengan bulan ramadhan merupakan sebuah kebahagian tersendiri bagi umat islam termasuk saya tentunya karena di bulan ini pahala begitu berlimpah, pengampunan diberikan dan banyak kesitimewaan yang lainnya.
Bulan yang identik dengan berpuasa ini memberikan banyak manfaat bagi kita baik secara lahiriyah maupun jasmaniyah. Secara lahiriyah puasa bermanfaat dalam hal melatih kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri. Secara jasmaniah puasa sangat bermanfaat dalam mengendalikan berbagai penyakit dan dapat menjadikan tubuh kita semakin sehat.
Dengan berbagai manfaat yang dapat diraih dalam bulan ramadhan ini, marilah kita bersenang hati dalam menyambutnya dan mengisinya dengan berbagai ibadah yang dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita. Marhaban Ya Ramadhan dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, semoga puasa dan ibadah kita di bulan ramadhan ini diterima oleh Allah SWT, Amin…
Posted by almuth on 14 Agustus 2008 – 22:05
Jualan online merupakan satu alternatif dalam berbisnis dengan modal yang tidak terlalu besar. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan jika kita berjualan secara online antara lain pangsa pasar kita jauh lebih besar, tidak hanya satu daerah aja tetapi bisa seluruh dunia karena internet bisa diakses dari mana saja. Keuntungan lainnya adalah toko kita buka 24 jam nonstop, kita sedang tidurpun toko online kita tetap buka dan melayani calon pelanggan Anda dengan baik. Dari sisi modal membuka toko online juga lebih kecil dibandingkan jika kita membuka toko offline.
Yang diperlukan dalam membangun toko online antara lain adalah software (mesin) untuk toko online, nama domain, hosting dan tentu saja produk yang akan Anda jual. Software untuk toko online sendiri begitu banyak macamnya dari yang gratis sampai yang berbayar, dari yang instant (tidak perlu menunggu lama untuk menggunakannya) sampai yang tidak instant (anda harus menunggu untuk dibuatkan toko online oleh web developer). Banyaknya software untuk toko online mengharuskan kita jeli dalam memilih mana yang akan digunakan untuk toko online kita. Mana yang lebih baik? Yang gratis atau yang berbayar? Jawabannya sebenarnya tergantung dari diri kita masing-masing. Jika Anda menguasai atau setidaknya tahu tentang pemrograman web tentu software toko online gratis bisa dijadikan pilihan. Sehingga jika suatu saat ada error Anda dapat memperbaikinya. Tetapi jika Anda tidak menguasai pemrograman web maka software berbayar bisa menjadi pilihan sehingga Anda tidak perlu repot-repot jika ada error pada saat pengoperasian software toko online tersebut.
Software toko online yang gratis antara lain osCommerce, Zen-Cart dan Magento. Atau jika Anda sudah terbiasa dengan wordpress, Anda juga bisa menggunakan wordpress ditambah dengan plugin WP e-Commerce untuk software toko online Anda. Masing-masing software mempunyai tingkat kerumitan sendiri-sendiri. Jika Anda bingung untuk menggunakannya Anda bisa mengunjungi forum yang biasanya disediakan oleh masing-masing pengembang software tersebut.
Jika Anda memilih untuk menggunakan software toko online yang berbayar Anda bisa memilih IndoShop yang dikembangkan oleh indowebmaker.com sebagai software toko online Anda. IndoShop sendiri ditawarkan dengan harga Rp 999.000,- dan Anda akan mendapatkan free domain dan hosting selama 1 tahun, 2 buah template, Anda tidak perlu memberikan credit berupa link ke indowebmaker, garansi error selama 1 tahun, free installasi dan lain-lain. Berbeda dengan software gratis, dimana Anda harus menginstall sendiri toko online Anda, dengan menggunakan IndoShop Anda tidak perlu lagi menginstall sendiri karena installasi akan dilakukan oleh indowebmaker dan Anda tinggal menggunakan software tersebut.
Dengan membeli IndoShop, Anda akan lebih menghemat waktu dan terbebas dari kerumitan installasi dan setup software toko online gratis. Jika Anda memesan IndoShop sebelum tanggal 1 Oktober 2008, Anda hanya perlu membayar Rp 799.000,- bukan Rp 999.000,-. Silahkan klik di sini jika ingin memesan.
Posted by almuth on 5 Agustus 2008 – 21:09

Anda pecinta wordpress? Tentu tidak mau melewatkan website yang satu ini Best WordPress Theme Gallery. Situs yang menampilkan theme wordpress terbaik yang dipilih dari berbagai designer theme wordpress.
Posted by almuth on 24 Juli 2008 – 22:34
Pindahan hosting kadang menjadi pilihan yang harus kita lakukan jika hosting lama kita ternyata kurang mampu menampung banyak web alias sering down. Pindahan hosting memang merepotkan apalagi jika koneksi internet kita kaya keong (lelet). Tapi mau gimana lagi daripada website terus-terusan down dan penghasilan kita berkurang, pindahan merupakan pilihan yang mau tidak mau harus kita lakukan. Trus bagaimana dong cara mindahinnya?
Bagi yang hosting lama maupun baru Anda support SSH, anda bisa baca cara pindahannya di sini, tapi bagi yang hostingnya tidak support SSH, berikut adalah cara yang biasanya saya lakukan untuk proses pindahan tersebut. Cara berikut berjalan lancar pada hostiing dengan control panel cPanel, kalo untuk yang lain saya belum pernah coba
. Cara ini juga membutuhkan hosting yang support cronjobs.
Pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke control panel hosting yang lama. Kemudian masuk ke file manager (jika website Anda menggunakan .htaccess jangan lupa centang opsi show hidden file supaya file .htaccess-nya bisa terlihat). Kemudian Anda masuk ke folder public_html atau www dan select file dan folder yang akan Anda pindahkan kemudian pilih menu compress dan pilih compression type, bisa .zip, .tar, tar.gz atau tar.bz2 (kalau saya pilih yang .tar.gz, kenapa? karena saya lebih sering pake itu dari pada yang lain
) dan berikan nama untuk file hasil compress tersebut, misalnya backup.tar.gz. Read More »