Posted by almuth on 24 Juli 2008 – 22:34
Pindahan hosting kadang menjadi pilihan yang harus kita lakukan jika hosting lama kita ternyata kurang mampu menampung banyak web alias sering down. Pindahan hosting memang merepotkan apalagi jika koneksi internet kita kaya keong (lelet). Tapi mau gimana lagi daripada website terus-terusan down dan penghasilan kita berkurang, pindahan merupakan pilihan yang mau tidak mau harus kita lakukan. Trus bagaimana dong cara mindahinnya?
Bagi yang hosting lama maupun baru Anda support SSH, anda bisa baca cara pindahannya di sini, tapi bagi yang hostingnya tidak support SSH, berikut adalah cara yang biasanya saya lakukan untuk proses pindahan tersebut. Cara berikut berjalan lancar pada hostiing dengan control panel cPanel, kalo untuk yang lain saya belum pernah coba
. Cara ini juga membutuhkan hosting yang support cronjobs.
Pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke control panel hosting yang lama. Kemudian masuk ke file manager (jika website Anda menggunakan .htaccess jangan lupa centang opsi show hidden file supaya file .htaccess-nya bisa terlihat). Kemudian Anda masuk ke folder public_html atau www dan select file dan folder yang akan Anda pindahkan kemudian pilih menu compress dan pilih compression type, bisa .zip, .tar, tar.gz atau tar.bz2 (kalau saya pilih yang .tar.gz, kenapa? karena saya lebih sering pake itu dari pada yang lain
) dan berikan nama untuk file hasil compress tersebut, misalnya backup.tar.gz. Read More »
Posted by almuth on 22 Juli 2008 – 23:44
Ketika kita membuat aplikasi web berbasis ajax, gambar ajax loading merupakan bagian yang penting. Gambar ini menandakan bahwa website kita sedang memproses permintaan pengguna. Ada banyak gambar ajax loading yang bisa kita peroleh (simpan) dari website orang lain yang ada gambar ajax loadingnya. Bagaimana jika Anda ingin mempunyai gambar ajax loading yang berbeda dari yang sudah ada atau Anda ingin mencari gambar yang sesuai dengan desain web Anda?

Untuk membuatnya memang lumayan sulit, saya sendiri belum bisa untuk membuatnya
. Jika Anda juga sama dengan saya tidak membuat gambar ajax loading, jangan cemas dulu karena ada website yang memberikan layanan Ajax Loading Generator. Cara menggunakannyapun cukup mudah, Anda tinggal memilih Tipe Indikator, Warna Background dan Warna Foreground kemudian tekan tombol Generate. Kemudian arahkan pandangan Anda pada bagian Preview, sim salabim… dan gambar ajax loading yang Anda buat sudah jadi dan Anda tinggal klik download untuk menyimpannya dan menggunakannya.
Posted by almuth on 13 Juli 2008 – 07:18
Anda mempunyai website yang mengijinkan pengunjung untuk memasukkan kontent ke website Anda tanpa harus login? Misalnya form komentar, buku tamu dan lain-lain. Untuk menghindari spamming atau otomatisasi, metode yang paling umum adalah memasang kode captcha dalam bentuk gambar atau yang lainnya. Untuk metode gambar sebenarnya masih mempunyai kelemahan, karena kita bisa mengakses gambar tersebut secara remote atau tanpa harus mengunjungi website. Oleh karena kelemahan tersebut website kita masih bisa di otomatisasi atau memasukkan konten tanpa harus mengunjungi website tersebut.
Cara sederhana berikut bisa digunakan untuk mencegah terjadinya hal di atas. Skenarionya adalah kita membuat kode unik setiap kali halaman form kita di load, kode unik tersebut kita simpan dalam COOKIE atau SESSION dan pada form isian kita tambahkan satu hidden field yang berisi kode unik tersebut. Pada saat form di submit kita cocokkan value pada hidden field dan value pada COOKIE atau SESSION. Jika tidak cocok maka proses pemasukan data tersebut tidak dilanjutkan.
Contohnya adalah sebagai berikut menggunakan PHP. Untuk membuat kode unik kita bisa gunakan fungsi microtime dan untuk lebih mantap kita encrypt kode unik tersebut menggunakan md5 atau sha1, sebagai contoh saya menggunakan sha1.
$kodeunik = sha1(microtime());
kemudian kita simpan dalam COOKIE atau SESSION. Jika Anda menggunkan COOKIE pastikan bahwa COOKIE diset sebelum ada header yang dikirimkan.
setcookie('kodeunik', $kodeunik, 0, '/', ''); //Jika menggunakan COOKIE atau
$_SESSION['kodeunik'] = $kodeunik; //Jika menggunakan SESSION
Kemudian pada form isian kita tambahkan hidden field
<form action="" method="post">
<input type="hidden" name="kodeunik" value="<?php echo $kodeunik; ?>" />
</form>
Pada validasi input kita tambahkan baris sebagai berikut.
$kodeunik = $_COOKIE['kodeunik']; //Jika menggunakan COOKIE atau
$kodeunik = $_SESSION['kodeunik']; // Jika menggunakan SESSION
if( $kodeunik != $_POST['kodeunik'] ){
die('Silahkan kunjungi website kami.');
}
Saya sendiri sudah mencobanya dan sampai saat ini cukup efektif untuk mencegah remote submit. Selamat mencoba!
Posted by almuth on 11 Juli 2008 – 15:28
Sekarang ini trend desain web adalah tanpa table alias tableless. Mengapa tableless? katanya sih load-nya jadi lebih ringan dibanding dengan table (saya sendiri belum ngebuktiin seberapa besarkah perbedaannya). Selain itu mendesain sebuah web tanpa table jauh lebih fleksibel karena kita bisa memindahkan kolom dari kanan ke kiri atau sebaliknya dengan hanya mengubah CSS-nya tanpa mengubah code HTML-nya.
Salah satu komponen dalam sebuah halaman web adalah form isian. Nah bagaimana membuat form isian tanpa table. Berikut adalah contoh bagaimana membuat form isian tanpa table menggunakan CSS.
Kode CSS
<style type="text/css">
body{font-family:Arial, Helvetica, sans-serif; font-size:12px;}
label{float:left; width:150px; font-weight:bold;}
input, textarea, select{margin-bottom:10px; border: 1px solid #b9c7b0; padding:3px;}
input, textarea{width:330px;}
textarea{height:100px;}
small{display:block; padding-left:150px;}
.checkbox{width:2em; border:none; padding:0; margin:0;}
.button{margin-left:150px; margin-top:15px; width:120px; font-weight:bold; background:#2B5401; color:#fff; font-size:14px;}
br {clear:left;}
</style>
Kode HTML
<h2>Contoh Form tanpa table menggunakan CSS</h2>
<form action="" method="post">
<label for="name">Nama</label> <input type="text" name="name" id="name" /><small>Wajib diisin</small><br />
<label for="email">Email</label> <input type="text" name="email" id="email" /><small>Wajib diisin</small><br />
<label for="comment">Komentar</label> <textarea name="comment" id="comment" rows="5" cols="100"></textarea><small>Wajib diisin</small><br />
<label for="aggree">Setuju dengan Terms</label> <input type="checkbox" name="aggree" id="aggree" class="checkbox" /><br />
<input type="submit" name="task" value="Submit" class="button" />
</form>
Dan hasilnya dapat dilihat disini.
Posted by almuth on 9 Juli 2008 – 13:06
Seminggu ini merupakan hari berkabung karena salah satu situs iklan baris gratis-ku mengalami penurunan traffic yang luar biasa. Penurunannya mencapai 8/9 alias sekarang tinggal 1/9 dari pengunjug minggu sebelumnya. Saya sendiri gak ngerti kenapa bisa begitu yang pasti sedih aja biasanya ngeliat begitu banyak pengunjung eh sekarang pengunjungnya ilang ntah kemana
(
Penurunan jumlah pengunjung ini juga berimbas kepada penurunan rupiah dari situs tersebut. Karena sebelum terjadi penurunan pengunjung rupiah yang dihasilkan lagi hot-hotnya karena terjadi peningkatan yang signifikan dari bulan sebelumnya. Dari PPC Lokal aja pernah nyampe 17.000 sehari, hasil yang lumayan bukan? Setelah terjadi penurunan pengunjung hasilnyapun melorot tajam bahkan mungkin lebih melorot dibanding popularitasnya presiden kita hehehe..
Setelah peristiwa ini saya jadi mikir ternyata tidak terlalu baik mengandalkan pengunjung hanya dari search engine karena bisa setiap saat situs kita di banned sama si search engine. Apalagi untuk situs-situs yang tidak unik seperti situs iklan baris. Mungkin sudah saatnya kita membuat situs iklan yang berbeda dari situs iklan yang sudah ada sekarang apalagi situs iklan baris gratis sudah seperti jamur yang tumbuh di musim hujan. Tapi seperti apa ya situs iklan yang berbeda dari yang ada? masih bingung juga nih mau bikin yang seperti apa.
Ngomong-ngomong ada yang tau gak ya kenapa pengunjungnya bisa turun begitu drastis, bagi ilmunya dong
cos masih berharap trafficnya bisa kembali seperti dulu.